Profile

September 16th, 2010

Sejarah
Fasilitas
Visi & Misi
Makna Logo
Mars Santo Paulus
Prestasi

SPC ALL TO ALL (akan dibuka dalam jendela baru)

Sejarah

Image

SUSTER-SUSTER SANTO PAULUS DARI CHARTRES (SPC)
Pada tahun 1694 Louis Chauvet, seorang pastor muda, berangkat dari kotanya Pertuis menyeberangi dataran luas Beacu dan tiba di Paroki Santo Martinus Levesville-la-Chenard, Diosis Chartres, Perancis. Di desa ini beliau diserahi tugas sebagai Pastor Paroki.

Di awal tugasnya, Pastor Chauvet segera menemukan kemiskinan, kemerosotan moral, kelaparan dari umatnya. Situasi ini memacu Pastor Chauvet untuk mempersembahkan seluruh tenaga, daya dan hidupnya bagi paroki ini. Namun beliau sadar bahwa tak mungkin bekerja sendirian. Beliau kemudian menemukan tiga orang gadis desa yang rela membantu. Mereka membantu dalam mengajar dan membimbing gadis-gadis desa yang lainnya dalam hal: membaca, menulis, menjahit, katekese supaya kelak gadis-gadis ini pun siap membantu sesama. Peraturan yang mereka pegang adalah menghayati cinta kasih Kristus.

Kelompok gadis-gadis Levesville ini berkembang dalam jumlah dan karya-karya. Bahkan sampai ke desa-desa tetangga.

Selain mengajar, mereka juga merawat dan mengunjungi orang –orang sakit. Murid-murid dan pasien-pasien memanggil mereka ini dengan sebutan ”Puteri dari Sekolah”.

Pada awalnya gadis-gadis itu berpakaian sama dengan yang dipakai wanita desa waktu itu yaitu pakaian warna abu-abu dengan topi putih. Sedikit-demi sedikit kelompok gadis ini mengikuti peraturan dan adat istiadat yang berlaku dalam hidup membiara pada masa itu.

Pastor Chauvet tak pernah berpikir untuk mendirikan sebuah kongregasi bersifat internasional. Namun kehendak Tuhan lain, berkat rahmat-Nya, yang tadinya hanya merupakan sebiji sesawi, sekarang mulai berkembang menjadi pohon yang besar, yang ranting-rantingnya mencapai seluruh dunia. Kini Suster-suster Santo Paulus dari Chartres telah hadir di lima benua. Di Asia antara lain di negara: Hong Kong, Jepang, Korea, Vietnam, Thailand, Filipina dan Indonesia.

DI INDONESIA
Pada tanggal 2 Oktober 1967, atas undangan Bapak Uskup Wilhelmus Demarteau, MSF., Uskup Banjarmasin, enam orang Suster Santo Paulus (SPC) berkebangsaan Filipina tiba di Banjarmaisn, Kalimantan Selatan. Kepada para Suster ini, Bapak Uskup mempercayakan pengasuhan dan pengelolaan Rumah Sakit Suaka Insan, Sekolah Perawat dan Poliklinik di Banjarmasin.

Pada tahun 1984, para Suster SPC mengembangkan karya pendidikan di Jakarta. Kami memulai membangun gedung TK,SD dan SLTP Santo Paulus di Sunter, Jakarta Utara. Peresmian peletakan batu pertama dilakukan oleh Bapak Mulyadi, Walikota Jakarta Utara, pada tanggal 19 Januari 1986. Setelah pembangunan gedung selesai, pada tanggal 21 Februari 1987, Mgr. Leo Sukoto, SJ., Uskup Agung Jakarta meresmikan gedung sekolah.

Salam,
Koordinator Unit YSI SPC Cab. Jakarta,
SR. Anna Maria SPC.


Fasilitas

Sekolah Katolik Santo Paulus dengan semboyan IN OMNIBUS CARITAS,

melatih, mendidik dan mengajar para siswa dengan fasilitas yang

mendukung seperti:

  1. Sekolah berada di lingkungan yang nyaman dan jauh dari keramaian.
  2. Ruang belajar ber-AC
  3. Laboratorium Komputer
  4. Laboratorium IPA
  5. Sarana Olahraga
  6. Sarana Kesenian
  7. Aula

Visi
Mewujudkan generasi muda yang cerdas dalam bidang intelektual, sosial,

emosional dan spiritual serta tanggap terhadap perkembangan IPTEK.

Misi
Mendidik, mengajar dan melatih generasi muda guna mewujudkan insan yang cerdas, terampil, dan berbudi pekerti luhur.


Makna Logo

Logo

Salib melambangkan Iman
Jangkar melambangkan Harapan
In Omnibus Caritas melambangkan Dalam segala-galanya kasih
Warna Merah Putih melambangkan Bangsa Indonesia
Warna Hijau melambangkan Kaum Muda
Lima Segi melambangkan Pancasila
Buku melambangkan Ilmu
17 butir padi dan 8 kapas melambangkan 17 Agustus


Mars Santo Paulus

Mars Santo Paulus


Prestasi

Image
Sedang Dibuat…